Upaya Menjadi Anjing

Baharzah Martin* Novel dengan judul “Ajengan Anjing” tentunya mudah untuk mengecoh orang ke dalam prasangka-prasangka negatif. Tapi justru karena judulnya yang terkesan provokatif itu kita ditantang untuk mempertanyakan hal ini: apakah kita punya keberanian untuk menyelam sedalam-dalamnya dalam upaya pencarian makna? Sejauh apa yang saya baca. Terdapat beberapa babak atau fragmen-fragmen yang menyampaikan perdebatan nilai. […]

Anjing dalam Tiga Arus Besar

Ki Aom* Novel Ajengan Anjing ini banyak bercerita tentang bagaimana manusia harus menghargai sesama makhluk. Bahwa sebagai sesama makhluk ciptaan Allah, kita harus bisa hidup selaras dalam kehidupan yang dipenuhi kasih sayang. Sebenarnya, apa yang ditulis dalam novel ini bukanlah hal baru. Jika hanya soal menghargai dan menyayangi sesama makhluk—dalam konteks novel ini binatang berupa […]

Hikayat Anjing dalam Perjalanan Islam

Ridwan Malik* Setidaknya ada dua hal yang sering dikaitkan dengan diskursus tentang anjing. Pertama, status jasmaniyahnya—berdasar pada mazhab Imam Syafi’i—yang dikategorikan ke dalam najis mughaladah alias najis berat. Pendapat ini disandarkan pada satu hadis yang menyebutkan bahwa jika ada anjing menjilat wadah maka harus dicuci sebanyak tiga, lima, atau tujuh kali yang salah satu di […]

Meditasi, Logika, dan Tulisan

Deri Hudaya* Menulis adalah tindakan yang penuh ironi. Di dunia yang semakin keras berteriak, menulis justru menuntut kita untuk mendengar suara-suara yang nyaris tak terdengar—bisikan hati, derak waktu, atau gema kenangan. Dalam kecepatan zaman yang melahirkan tren setiap lima menit, kita diminta untuk duduk diam, merangkai kata demi kata, seperti seorang pelukis yang mencoba melukis […]